Anak Sulung Memiliki IQ Lebih Tinggi

Sunday, April 8th 2012. | Ensiklopedia

Anak yang dilahirkan sebagai yang tertua dalam sebuah keluarga besar kemungkinan akan memiliki IQ lebih tinggi dibandingkan saudara yang lain.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim Norwegia menemukan anak pertama, dan/atau mereka yang kehilangan saudara lebih tua, sehingga kemudian menjadi yang tertua, mencatat skor lebih tinggi dalam tes intelegensi (IQ).

Selama berpuluh-puluh tahun, para ahli tidak sependapat mengenai bagaimana urutan kelahiran berpengaruh terhadap intelektualitas dan pencapaian prestasi. Mereka yang mendukung teori ini mengatakan anak-anak tertua biasanya mendapatkan perhatian serius dari orang tua mereka sejak usia dini.

Yang lainnnya berpendapat bahwa perbedaan disebabkan ketika janin berkembang di dalam perut ibunya, dengan kehamilan berikutnya, sang ibu akan menghasilkan antibodi yang bisa merusak otak bayi. Sementara yang lainnya mengatakan bahwa hubungan antara urutan kelahiran dan intelegensi adalah hal yang tidak benar, atau biasa karena besarnya jumlah keluarga, secara historis, pasangan dengan IQ yang lebih rendah cenderung memiliki anak-anak yang lebih tinggi IQnya.

Professor Petter Kristensen mengatakan bahwa alasan di balik penemuan ini karena faktor sosial, bukan faktor biologi.

Frank Sulloway mengatakan Anak Sulung Memiliki IQ Lebih Tinggi karena mereka mengajarkan sesuatu kepada adik-adik mereka.

“Dan tambahannya juga, kecenderungan anak-anak pertama mendapatkan tempat terhormat di mata orang tua mereka, dan juga mengambil peran sebagai kaka yang matang, berdisplin, menjelaskan juga mengapa anak-anak sulung ini IQnya lebih tinggi.” kata Sulloway.

Source: BBC

tags: , , , , , , , , ,