Inilah Alasan Mengapa Rasulullah Melarang Minum Sambil Berdiri

Friday, November 22nd 2013. | Islam, Kesehatan


Disebutkan dalam hadist:

“Janganlah kamu minum sambil berdiri”

Hadist yang Rasul keluarkan bukan hanya isapan jempol belaka. Termasuk hadist ini. Dalam segi kesehatan, anjuran ini terbukti kebenarannya.

Dalam tubuh kita terdapat apa yang disebut dengan Sfinger, yaitu suatu struktur makuler (berotot) yang bisa membuka dan menutup. Dalam kenyataannya, sfinger ini hanya terbuka pada waktu kita dalam posisi duduk. Dengan minum air dalam posisi demikian, air akan tersaring oleh sfinger dan menjadi steril.

Jika kita minum sambil berdiri, air tidak akan tersaring oleh sfinger dan langsung masuk ke kandung kemih. Proses yang demikian bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal.

Masya Allah..
Dalam sunnah Rasulullah selalu ada mukjizat dan manfaat bagi manusia dan dijamin tidak ada yang merugikan.

Diriwayatkan ketika Rasulullah s.a.w. dirumah Aisyah r.a. sedang makan daging yang dikeringkan diatas talam sambil duduk bertekuk lutut, tiba-tiba masuk seorang perempuan yang keji mulut melihat Rasulullah s.a.w. duduk sedemikian itu lalu berkata: “Lihatlah orang itu duduk seperti budak.” Maka dijawab oleh Rasulullah s.a.w.: “Saya seorang hamba, maka duduk seperti duduk budak dan makan seperti makan budak.” Lalu Rasulullah s.a.w. mempersilakan wanita itu untuk makan. Adapun duduk bertelekan (bersandar kepada sesuatu) telah dilarang oleh Rasulullah sebagaimana sabdanya, “Sesungguhnya Aku tidak makan secara bertelekan” (HR Bukhari).

tags: , , , , ,