Makanan yang Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

Thursday, August 11th 2011. | Islam, Kesehatan, Tips & Trik

 photo atasibaunafas_zps74a0c354.jpg
Bau mulut atau halitosis merupakan masalah umum yang dialami banyak orang saat berpuasa. Penyebabnya bisa jadi karena kebersihan gigi buruk serta saluran pencernaan yang kurang baik. Dengan makan makanan berprotein, karbohidrat dan terutama berserat munculnya bau mulut bisa dikurangi.

Berikut ini sejumlah makanan yang baik untuk mencegah bau mulut :

Rempah-rempah
Ketumbar, daun mint, tarragon, kayu putih, rosemary, dan kapulaga sangat baik untuk memerangi bau mulut. Cobalah untuk mengunyah rempah-rempah segar atau diseduh dalam air panas (dijadikan teh), saat selesai berbuka dan sahur. Tidak hanya bikin napas segar, tetapi juga baik untuk pencernaan.

Yogurt
Seporsi yogurt setiap hari bisa mengurangi tingkat hidrogen sulfida dan jumlah bakteri pada mulut yang menyebabkan bau tak sedap. Pilih yoghurt berkualitas baik, dan usahakan yang tawar tanpa perasa dan pemanis buatan agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Buah dan Sayur
Makan buah dan sayuran berserat seperti apel, wortel, dan seledri bisa meningkatkan produksi air liur yang menjaga mulut tetap lembap dan baik untuk melawan halitosis. Menguyah sebutir apel setelah makan buka atau sahur bisa membantu membersihkan mulut. Gigi bersih dan bau mulut pun lenyap.

Permen tanpa gula
Permen tanpa gula atau permen mint (yang banyak dijual di pasaran) bisa membantu menyegarkan nafas dan mencegah bau mulut. Mengisap permen juga meningkatkan produksi air liur untuk mengurangi plak dan bakteri. Carilah jenis permen tanpa gula. Sebab, gula bisa membentuk plak pada gigi.

Vitamin C
Makanan yang kaya akan vitamin C seperti berry, jeruk, dan melon akan membuat menghambat pertumbuhan bakteri. Carilah asupan vitamin C dari makanan dan bukan suplemen. Sebab, pada sebagian orang, suplemen bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan memperparah bau mulut.

Source: DetikFood

tags: ,