Manfaat Menarik Nafas (Dalam-Dalam) Panjang Bagi Kesehatan

Monday, May 21st 2012. | Kesehatan, Tips & Trik

Pernahkah Anda menghadapi situasi dimana Anda diisyaratkan untuk menarik nafas dengan dalam dan panjang? Hal ini biasanya terjadi ketika Anda dalam keadaan gugup atau juga ketika Anda sedang berolahraga. Tapi taukah Anda jika menarik nafas dalam-dalam memiliki fungsi bagi kesehatan tubuh kita?

1. Meredakan Stress
Menarik napas dalam-dalam merupakan salah satu hal yang terbaik untuk meringankan rasa stres, sehingga pikiran kembali fokus dan jernih. Ketika menarik napas dengan dalam, Anda mengirimkan sinyal kepada otak untuk tenang dan rileks. Kemudian otak meneruskan sinyal tersebut ke tubuh, sehingga Anda merasa rileks kembali.

2. Mengurangi rasa cemas
Rasa cemas dapat berbahaya bagi kesehatan dan menyebabkan beberapa masalah kesehatan dan penyakit. Latihan napas mendalam dapat membantu membersihkan setiap ‘sumbatan’ dalam pikiran, sehingga membantu Anda kembali fokus.

3. Memperbaiki sirkulasi darah
Menarik nafas dalam-dalam secara teratur dapat meningkatkan dan memperbaiki pengiriman oksigen ke seluruh organ tubuh. Cobalah menarik napas dalam melalui perut Anda untuk meningkatkan suplai oksigen ke organ-organ tubuh dan membantu seluruh perkembangan dari sistem tubuh.

4. Membantu Detoksifikasi
Ketika kita menarik napas dengan dalam, dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh sehingga membersihkan sistem tubuh Anda

5. Menurunkan tensi darah
Menurut penelitian yang diterbitkan jurnal The Lancet, pasien jantung yang mengambil napas pendek sebanyak 12-14 hembusan per menit (enam hembusan napas permenit sudah dianggap optimal) lebih cenderung memiliki kadar oksigen rendah, yang dapat merusakan otot rangka dan fungsi metabolisme, sehingga menyebabkan atrofi otot (penurunan massa otot). Rutin menarik napas dengan dalam telah terbukti menurunkan tekanan darah.

6. Membantu mengurangi rasa sakit
Dengan menarik napas dalam-dalam, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin. Ini adalah sejenis zat yang memberikan rasa nyaman dan juga merupakan pereda rasa sakit alami. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa menarik napas dalam-dalam memberikan manfaat bagi penderita asma.

7. Membantu memperbaiki kesehatan fisik dan mental
Bernapas dalam-dalam dapat meningkatkan kadar oksigen dalam darah, meningkatkan kesehatan dalam berbagai cara, memperlambat detak jantung Anda, memperbaiki sirkulasi, menurunkan tekanan darah, dan membantu pencernaan, sehingga pada akhirnya membantu meningkatkan kinerja mental dan energi.

8. Relaksasi Perut
Penelitian telah menunjukkan dengan menarik napas dengan dalam dapat merelaksasi perut dan membantu perut Anda untuk bergerak dengan tepat.

9. Mengurangi Rasa Gugup
Terkadang rasa gugup dapat membuat seseorang sulit untuk berbicara, ketika hal tersebut terjadi, cobalah untuk menutup mata sambil menarik napas dengan dalam selama satu atau dua menit.

10. Menurunkan Amarah
Saat marah, tubuh akan merasa tertekan, dengan bernafas secara dalam bisa menurunkan emosi dan tekanan yang muncul.

11. Mempercepat Penurunan Berat Badan
Walaupun rahasia mempercepat metabolisme berat badan adalah dengan membakar lemak, tapi latihan pernafasan dalam bisa menjadi bagian dari yoga yang dapat membantu untuk menurunkan berat badan.

12. Meningkatkan Aliran Limfatik (Getah Bening)
Dengan membantu mengembangkan paru-paru lebih penuh, pernafasan dalam juga meningkatkan aliran cairan limfatik yang membantu mencegah infeksi. Sistem limfatik bekerja dengan cara yang sama untuk sistem peredaran darah. Bila darah membawa oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh, getah bening dapat mencegah tubuh dari penyebab penyakit seperti bakteri, infeksi virus, zat-zat asing, mati sel-sel darah putih, racun dan limbah selular lainnya.

13. Meningkatkan Fungsi Paru-Paru
Pernafasan dada yang pendek tidak menyediakan oksigen yang cukup dalam darah, yang berarti bahwa kurang pula oksigen yang tersedia untuk jaringan dan organ tubuh. Hal ini karena ketika orang menarik nafas cepat dan dangkal, paru-paru tidak cukup mengembang untuk memungkinkan transfer maksimum oksigen ke dalam darah.

Tips: Menarik nafas panjang sebaiknya dilakukan melalui pernafasan perut (bukan dada) sehingga tidak membebani paru-paru. Saat menarik nafas perut mengembang, diafragma turun. Saat mengeluarkan, perut ditarik kedalam

tags: , , , , , , ,