Nyamuk Gigit Orang yang Punya Bau Kaki Tak Sedap

Tuesday, March 27th 2012. | Kesehatan

Sebuah studi menemukan bahwa nyamuk yang menyebarkan penyakit mematikan lebih tertarik pada beberapa jenis bakteri yang tumbuh di kaki manusia. Bakteri ini mengeluarkan bau yang sangat menarik bagi serangga sehingga meningkatkan risiko digigit nyamuk.

Namun setiap individu memiliki bakteri yang berbeda-beda pada kaki mereka masing-masing. Sebagian orang punya bakteri yang memiliki perlindungan karena membawa bau mikroba tertentu hingga dapat menghalangi gigitan nyamuk.

Hasil penelitian itu didapat dengan cara mengambil sampel keringat dari telapak kaki. Penelitian itu melibatkan kurang lebih 48 orang dengan jarak usia 20 hingga 64 tahun.

Sebelum melakukan penelitian, para peserta diperintahkan untuk tidak mengonsumsi alkohol, bawang, atau makanan pedas. Mereka juga tidak diperbolehkan mandi atau menggunakan parfum.

Para peserta penelitian juga diberi tahu agar mengenakan kaus kaki berbahan nylon yang telah dipersiapkan khusus oleh peneliti selama 24 jam sebelum pengambilan sampel keringat. “Relawan diminta untuk tidak menggunakan sabun sejak terakhir kali mereka mandi sebelum percobaan,” tulis peneliti.

Dalam serangkaian percobaan, para peneliti menguji daya tarik sampel yang berbeda dengan Anopheles gambiae dari Liberia, Afrika, wilayah endemik malaria. Sampel dari sembilan peserta penelitian diketahui ‘sangat menarik untuk serangga, sementara tujuh lainnya, ‘tidak menarik’.

Aroma kaki yang bau ternyata lebih menarik bagi nyamuk malaria Anopheles gambiae yang menjadi pembawa penyakit malaria. Ilmuwan menemukan, nyamuk jauh lebih tertarik pada kaki dengan jumlah bakteri staphylococcus paling tinggi. Sedangkan, dua jenis bakteri yang tidak menarik bagi serangga, yaitu Variovorax dan Pseudomonas.

Sumber: wolipop

tags: , , , , ,