‘Pesta’ Cerai Unik ala Jepang

Thursday, March 15th 2012. | Ensiklopedia, Japanese

 photo ringsmash-600x450_zpsb3a14a87.jpg
Ada yang unik dengan pernikahan di Jepang. Jika di negara-negara lain hanya melakukan pesta besar-besaran di hari pernikahannya, lain halnya dengan di Jepang. Di Jepang, ada suatu upacara yang tidak kalah sakral dengan upacara pernikahan, yaitu upacara perceraian. ‘Pesta’ perceraian ini biasa disebut Goshugi.


Dalam upacara Goshugi, pasangan yang bercerai akan melewati prosesi unik yang menandai kehancuran pernikahan mereka. Berbalut busana formal, mereka datang membawa amplop hadiah berisi uang bertulis ‘Goshugi’. Setiap pasangan datang terpisah menumpang kendaraan semacam becak.

Salah satu wanita, mewakili para istri, membuka ‘pesta’ perceraian ini dengan kalimat sambutan sederhana, “Jujur, saya sulit mengatakan perasaaan. Tetapi saya masih ingin berteman bahkan setelah perceraian,” katanya.

Setiap pasangan kemudian memegang palu bersama untuk menghancurkan cincin pernikahan mereka. Palu yang digunakan berbentuk katak sebagai simbol perubahan budaya di Jepang.

Usai prosesi penghancuran cincin, setiap pasangan mengungkap perasaan masing-masing. Ada yang mengaku lega setelah berdebat soal perceraian selama setahun. Uniknya lagi, banyak pasangan justru urung bercerai usai mengikuti ‘pesta’ ini.

tags: ,